Monday, 23 October 2017
Hukum Kejaksaan Kepolisian Labuhanbatu-Palas-Paluta

Kades Teluk Pulai Dalam Terbitkan Surat Keterangan Kematian Palsu Warganya.

MEDANTIME.COM – LABURA | Perbuatan Kades Teluk Pulai Dalam Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara Johan Simbolon SPd sungguh keterlaluan dan melukai hati salah seorang warganya Liverty Siringo ringo (33thn) yang berdomisili di Dusun Cinta Damai Desa Teluk Pulai Dalam, pasalnya Kadesnya tega menerbitkan Surat Keterangan Kematian atas nama dirinya hanya karena permintaan istrinya Nuryati D br Sitinjak yang betprofesi sebagai PNS mengajar di salah satu Sekolah Dasar Desa tersebut, sementara siKades dan dirinya saling kenal dan sering bertemu di desa itu. “Saya merasa perbuatan Dia (Kades-red) itu sudah keterlaluan, begini sehatnya saya dan baru kemarin saya lewat dari depan rumagnya malah di lihatnya lagi saya, bahkan Kades itu cukup kenal dengan saya dan istri saya tapi kenapa Dia tega menerbitkan surat keterangan kematian atas diri saya sekalipun atas permintaan istri saya, saya tidak terima ini, ada apa dia dengan istri saya? terus terang berapa bulan terakhir ini saya memang ada ketidak cocokan dengan istri saya ya biasa la yang namanya masalah rumah tangga tapikan seharusnya si Kades bukan malah memperkeruh suasana keluarga saya seharusnya dia yang memediasi kami biar ga lebih parah” terang Ringo ringo di salah satu warung kopi stasiun Kereta api Membang Muda Selasa 04/07/2017 kemarin. Karena Liverty Siringo ringo merasa sudah di perlakukan semena mena oleh Kadesnya Johan Simbolon SPd maka Senin 03 juli 2017 pagi Ringo ringo membuat Pengaduan di POLRES Labuhanbatu dengan Surat Tanda Laporan Pengaduan Nomor: STPLP/940/VII/2017/SU/RES-LBH. LAPORAN POLISI Nomor LP/1145/VII/2017/SU/RES-LBH. Di tanda tangani. Kanit SPK “a” Aiptu Darman NRP 64030623. Ketika hal ini di dikomfirmasikan ke Kades Teluk Pulai Dalam Johan Simbolon SPd melalui nomor ponselnya 08222663xxxx mengapa sampai berani menerbitkan surat keterangan tersebut Johan dengan nada arogan menjawab “Saya merasa tidak salah menerbitkan surat keterangan kematian atas nama Liverty Siringo ringo itu karena itu atas permitaan istrinya sendiri, yang jelas istrinta datang minta tolong buatkan surat keterangan itu dengan membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) Teluk Pulai Dalam yang namanya minta tolong ya kita tolong la, kalau masalah Dia (Liverty Siringo ringgo -red) membuat penggaduan mau kemanapun saya tidak takut” jawab Johan sembari menutup ponselnya. Akibat keteledoran Kades Teluk Pulai Dalam ini wajar saja kalau sebagian masyarakatnya curiga jika Kades dan Nuryati D br Sitinjak istrui Liverty Siringo ringo mampunyai hubungan spesial. Ketika Kru Medan Time meminta tanggapan salah seorang tokoh masyarakat Labura Jul Erdy Siregar tentang perbuatan Kades Teluk Pulai Dalam Johan Simbolon SPd berkomentar “Semoga saja Pihak Kepolisian merespon pengaduan Leverty Sringo ringo itu karna perbuatan Kades dan istri Siringo ringo tersebut sudah jelas jelas salah dan melanggar KUHAP pasal 263 yg menyatakan “Barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hal, perikatan atau pembebasan hutang atau yang di peruntukan sebagai bukti sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain mrmakai surat tersebut seolah olah isinya benar dan tidak di palsu, di ancam jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian katena pemalsuan surat dengan Pidana penjara paling lama enam tahun” nah yang di artikan surat dalam pasal ini adalah segala surat baik yang di tulis tangan di cetak maupun di tulis memakai mesin tik dan lainnya, dan saya menduga ada kerja sama antara si Kades dengan istri Siringo ringo itu tinggal polisi memproses ke mana mereka arahkan surat tersebut kalo terbukti nantinya mereka gunakan untuk syarat pinjam meminjam ke Bank ancaman hukumannya bisa delapan tahun, saya sangat menyayangkan perbuatan Kades Teluk Pulai Dalam si Johan Simbolon terlalu ceroboh dia itu, dan saya minta kepada teman teman pers yang ada di Labura ini untuk nengkawal proses Hukumnya ” paparan Jul Erdy Siregar menutup pembicaraan. Untuk sekedar Infornasi bagi pembaca Banyak yang mengatakan kalau Kades Teluk Pulai Dalam ini sering bertindak arogan. (Penulis M Nas)

Post Comment