Tuesday, 27 June 2017
Ekonomi Hukum Sumut

Tarif Air Pam Naik, Distribusi Air Kok Jadi Ngadat

MEDANTIME.COM-MEDAN | Kenaikan tarif 30 % yang di tetapkan oleh PDAM Tirtanadi untuk pemakaian Bulan April 2017 ternyata tidak semua masyarakat mengetahui nya dan keputusan kenaikan Tarif Air yang di buat PDAM Tirtandi terkesan mendadak. Seperti yang di katakan Ketua DPP LSM SIDIK PERKARA Agus Edi Syahputra Harahap saat medantime.com bertandang kekantor nya, dalam pertemuaan tersebut Ketua DPP LSM SIDIK PERKARA sangat menyesalkan keputusan yang diambil oleh PDAM Tirtanadi dalam menaikan tarif Air sebesar 30 % tersebut “ Ini sungguh sangat Dadakan dan terkesan sangat di paksakan dan terlihat kurang nya sosialisasi yang di lakukan oleh PDAM Tirtanadi kepada masyarakat dalam hal pemberitahuaan kenaikan tarif Air Minum” ujar Agus dan juga mengatakan “Saya sendiri juga menerima pemberitahuaan kenaikan tarif Air Minum pada bulan April 2017 sekitar minggu pertama yang di berikan oleh pencatat Meteran Air dalam bentuk selebaran hal seperti ini kan terkesan sangat di paksakan dan Arogan

Tapi sebagai masyarakat dan demi kemajuan Kota Medan menerima Keputusan tersebut“ , tetapi sungguh sangat di sayangkan PDAM Tirtanadi yang baru menaikkan Tarif Air Minum dikarenakan alasan Tarif TDL naik dan akan meningkat Pelayanan Distribusi Air Minum ke Pelanggan ternyata hanya Isapan Jempol Belaka itu terbukti dengan tidak Lancar Air kerumah Pelanggan khusus nya Daerah Medan Amplas “Bayangkan dari semalam air tidak mengalir Kantor Saya ini terjadi pada hari selasa (23/05/2017) bersamaan dengan matinya Listrik dan sampai hari rabu sore pukul 17.30 wib (24/05/2017) sampai sekarang Air Pam belum hidup / mengalir katanya.

Pada saat Beliau coba memberitahukan ke PDAM Cabang Amplas di nomor tlp.061-7851838 tentang apa Air Pam yang tidak mengalir di kantor nya, Beliau mendapatkan Jawaban “Sabar ya Pak kita lagi ada kerusakan, ada Pipa yang Bocor di sekitaran Jalan Denai Amplas kita berdoa aja pak semoga sore ini dah selesai” Jawab orang pegawai PDAM Tirtanadi tanpa mau menyebutkan namanya. “Sah sah saja kalau mau menaikkan tarif Air minum tapi harus di barengi dengan peningkatan Pelayanan yang lebih baik lagi masa hanya kaena ada kebocoran Pipa Air 2 hari tidak mengalir , dan dia juga berharap agar Gubernur Sumatera Utara sekarang untuk turun tangan menyelesaikan masalah ini agar tahun – tahun kedepan nya tidak terjadi lagi hal seperti ini “ ujar nya mengakhiri pembicaraan dengan medantime.com.

Post Comment